NAMA:NOER AULIA FAZRIN

NRP:F44100065

LASKAR 15

Saya akan menceritakan sedikit pengalaman yang mungkin,dapat menginspirasikan dan memotivasi anda.ini adalah cerita mengenai pengalaman saya masuk ipb (institut pertanian bogor),sebenarnya awal nya saya tidak berminat untuk kuliah disana karena saya berpikir jika saya masuk kesana mungkin setelah lulus saya akan bekerja dengan alat-alat pertanian atau semacamnya, tetapi pikiran itu hilang ketika saya mendengar dari teman saya dan membaca artikel tentang ipb di surat kabar dan internet,ternyata pertanian itu tidak sesempit yang saya pikirkan yang identik dengan petani tua, bercaping, berbaju lusuh, berbau lumpur, penuh keringat, kulit keriput terbakar matahari, dan miskin.

Karena sesungguhnya  pertanian itu memiliki arti dan makna yang sangat luas dan kreatif, karena di ipb kita sebagai generasi muda dilatih untuk berkarya, membuat sebuah inovasi baru dan bergelut dengan dunia pertanian. Setelah kita lulus dari sana banyak sekali hamparan peluang baik dibidang pertanian, perikanan, kelautan, peternakan, kehutanan maupun kesehatan.

Oleh karena itu saya sangat beruntung sekali bisa meneruskan kuliah disini.semoga cerita ini dapat member inspirasi atau motifasi untuk saudara sekalian.

NAMA:NOER AULIA FAZRIN

NIM:F44100065

Laskar 15

Cerita ini saya buat karna terinspirasi dari seorang pengusaha terkenal yang sekarang menjadi sukses. Ir. H. Aburizal Bakrie (lahir di Jakarta, 15 November 1946; umur 63 tahun) adalah seorang pengusaha Indonesia yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar sejak 9 Oktober 2009. Ia pernah menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Desember 2005.

Dia adalah anak sulung dari keluarga Achmad Bakrie, pendiri Kelompok Usaha Bakrie, dan akrab dipanggil Ical. Selepas menyelesaikan kuliah di Fakultas Elektro Institut Teknologi Bandung pada 1973, Ical memilih fokus mengembangkan perusahaan keluarga, dan terakhir sebelum menjadi anggota kabinet, dia memimpin Kelompok Usaha Bakrie (1992-2004).

Selama berkecimpung di dunia usaha, Ical juga aktif dalam kepengurusan sejumlah organisasi pengusaha. Sebelum memutuskan meninggalkan karier di dunia usaha, dia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) selama dua periode (1994-2004).

Pada 2004, Ical memutuskan untuk mengakhiri karier di dunia usaha, setelah mendapat kepercayaan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabinet Indonesia Bersatu periode 2004-2009. Dan sejak terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar 2009-2010, waktu dan energinya tercurah untuk mengurus partai.

Saya sangat terinspirasi oleh tokoh ini karna dia mempunyai sifat kepemimpinan yang bagus dan dia juga bisa mengembangkan usaha keluarganya.karna itu saya sangat terinspirasi oleh nya dan saya sangat ingin sekali menjadi seperti dia

Search
Archives